Pengacara di Indonesia Terbaik dan Diakui Tingkat Internasional
Pengacara di Indonesia Terbaik
Pengacara di Indonesia terbaik yang akan kami bagikan kali ini, beberapa sering muncul di tv, baik yang sedang menangani kasus, atau sebagai konsultan hukum.
Hotman Paris
Hotman paris adalah pengacara yang cukup populer di Indonesia, ia juga sering disebut dengan pengacara terkaya di Indonesia. Nggak hanya sering muncul di tv karena sedang membela kliennya, atau mengisi acara, tapi Hotman paris juga dikenal karena sikapnya yang sering menuai perhatian.
Di media sosialnya, Hotman Paris sering mengunggah kebersamaannya dengan para artis terkenal, sedang liburan dan memamerkan aset mewah yang dimilikinya. Nggak heran hotman sering dijadikan banyak inspirasi para calon pengacara di Indonesia.
Sebagai pengacara terkenal, Hotman Paris ternyata juga nggak hanya membela klien yang berasal dari kalangan atas, namun dia juga sering menangani kasus orang-orang dari kalangan menengah ke bawah. Aksinya di Kopi Jhony (nama warung kopi di Kelapa Gading) banyak menuai pujian, karena rela memberikan konsultasi hukum gratis.
Yusril Ihza Mahendra
Pengacara terbaik di Indonesia berikutnya adalah Yusril Ihza Mahendra. Yusril juga dikenal sebagai akademisi, politikus dan menyandang gelar Pakar Tata Hukum Negara. Pasalnya ia beberapa kali pernah menjabat sebagai:
- Menteri Hukum dan Ham di era Presiden Megawati,
- Menteri Sekretaris Negara di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
- Menteri Hukum dan Perundang-undangan Indonesia di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
- Yusril Ihza Mahendra juga aktif sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang
- dan banyak jabatan mentereng lainya.
Hingga saat ini Yusril masih sering berperan aktif di pemerintahan, meski tidak menjabat secara resmi. Dari berita terbaru 2021, ia sering bertemu Presiden Joko Widodo untuk membahas permasalahan hukum seperti hukum pertanahan di daerah calon ibukota baru, di Penajam Paser Utara, Kaltim.
Adnan Buyung Nasution
Adnan Buyung Nasution bisa dianggap sebagai pengacara terbaik, pasalnya selama hidupnya ia banyak berjuang bersama kaum papa, atau masyarakat miskin tertindas. Adnan Buyung Nasution mengenyam pendidikan di kampus bergengsi, diantaranya Universitas Indonesia, Universitas Melbourne, Australia dan Universitas Utrecht, Belanda.
Ia tercatat pernah menjabat pada berbagai organisasi seperti Ketua Cabang Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia, Pendiri Gerakan Pelaksana Ampera dan masih banyak lagi.
Adnan Buyung Nasution telah meninggal dunia tahun 2015, meski demikian Lembaga Bantuan Hukum yang didirikan masih terus aktif hingga saat ini. Ia telah berjasa besar untuk membantu masyarakat miskin mendapat bantuan hukum melalui lembaga. Pasalnya bantuan hukum kepada masyarakat miskin sebelumnya, hanya dilakukan secara pribadi atau sebagai amal.
Todung Mulya Lubis
Todung Mulya Lubis merupakan pengacara kelahiran Tapanuli Selatan tahun 1949. Ia menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (1974) dan selebihnya banyak mengenyam pendidikan di luar negeri yaitu di USA.
Kasus yang cukup terkenal yang pernah ia dampingi adalah sebagai pengacara kasus "Duo Bali Nine" yaitu warga asal Australia yang terbukti menyelundupkan narkoba di Indonesia. Todung saat ini menjabat sebagai menjadi Duta Besar RI untuk Norwegia, juga aktif menulis. Novel terbarunya berjudul "Menunda Kekalahan" bisa Anda temui di Gramedia. Novel ini diangkat dari kisah nyata kasus 'Duo Bali Nine'.